Tips dan resep praktis puasa bagi vegetarian

33

Brava Listeners, menjadi seorang vegetarian atau vegan tentu bukan halangan untuk tetap menjalankan ibadah puasa. Banyak orang–terutama yang masih terbiasa makan daging– mungkin membayangkan kalau bulan Puasa akan terasa berat bagi mereka yang tidak mengonsumsi protein hewani.

Faktanya, terbiasa mengonsumsi makanan kaya serat justru membuat perut tidak mudah merasa lapar dan tentu saja lebih sehat. Namun, kebutuhan kalori dan nutrisi tetap harus diperhatikan. Karena itu, Cosmo menghubungi Max Mandias, executive chef dan co-founder dari gerai makanan sehat Burgreens, untuk bertanya beberapa hal tentang kiat menjalani puasa bagi vegetarian dan vegan.

“Bulan puasa adalah saat yang sangat tepat untuk melakukan detoksifikasi dari semua area. Jika dilakukan dengan benar, puasa itu mempunyai efek kesehatan yang luar biasa. Saya percaya betul saat berpuasa yang terbaik adalah memakan bahan nabati yang utuh dan padat kalori,” ungkap pria berusia 29 tahun ini yang menjalankan Burgreen bersama sang istri, Helga Angelina, sejak 2013.

Dari banyaknya bahan makanan sehat di luar sana, menurut Max pilihan terbaik untuk memberi energi selama puasa adalah kombinasi umbi-umbian, biji-bijian, kacang-kacangan, aneka sayur-sayuran, dan buah segar.

“Umbi-umbian seperti singkong, ubi ungu, ubi kuning, kentang, ketela, dan sebagainya itu mengandung banyak sekali vitamin, serat, dan antioksidan dan juga dari tingkat kepuasan dan kekenyangan sangat tinggi. Kacang-kacangan seperti bubur kacang hijau, kacang merah, tempe tahu (kacang kedelai) itu juga sangat baik dikonsumsi karena padat gizi. Biji-bijian seperti nasi merah/cokelat, jali-jali, dan sebagainya juga menjadi pilihan karbohidrat yang sangat baik,” papar Max.

Seperti yang kita tahu, tradisi kuliner di bulan puasa banyak yang meliputi makanan yang harus dimasak berjam-jam seperti rendang dan gulai serta makanan yang diolah dengan menggunakan banyak minyak.

Menurut Max, hal itu yang harus mendapat perhatian secara khusus, tidak hanya bagi para vegetarian dan vegan, tapi juga untuk semua orang.

Max menjelaskan bahwa dari segi nutrisi, makanan yang dimasak terlalu lama bisa membuat gizi makanan jadi jauh berkurang, yang akibatnya hanya mengenyangkan perut namun tidak sepenuhnya sehat.

Sementara itu, bila menyantap makanan yang kaya minyak seperti gorengan atau lontong sayur, tubuh kita akan membutuhkan lebih banyak energi untuk bisa mencernanya sehingga setelah makan, tubuh jadi terasa lebih lelah, mengantuk, dan tidak berenergi.

Hal itu juga membuat tubuh kita mengirimkan sinyal seolah kita lapar, padahal kemungkinan besar hal itu terjadi karena energi kita terkuras banyak untuk memproses makanan di tubuh, sehingga puasa akan terasa lebih sulit.

Selain dua concern tersebut, Max juga mengingatkan untuk memperbanyak makanan yang segar dan alami saat berpuasa, misalnya dengan menyelipkan lalapan, potongan buah segar, atau smoothies di saat buka atau sahur.

“Di saat puasa, kebanyakan orang lebih memilih berbuka dengan sirup buah yang tinggi gula ketimbang makan buah aslinya. Padahal sudah ada penelitian bahwa dengan kita memakan 5 porsi buah dan sayuran segar setiap hari, imunitas tubuh akan naik sampai 60 persen,” cetusnya.

Pria yang aktif dalam kegiatan edukasi tentang healthy dan eco-friendly lifestyle ini juga menyinggung salah kaprah tentang vegetarian dan vegan yang hanya memakan salad berisi sayur saja.

Para vegetarian dan vegan tetap harus mencampurkan karbohidrat baik dan protein nabati agar nutrisi tetap seimbang. Seperti apa contohnya? Tenang, Max pun tak lupa membagikan dua resep sajian vegan yang mudah disiapkan untuk menu sahur dan buka puasa.

SAHUR: SUPERFOOD GREEN SMOOTHIE BOWL

Bahan:

  • 1 genggam pisang beku
  • 1 genggam nanas beku
  • 1 genggam bayam hijau organik
  • 2-3 batang daun bokchoy
  • Air
  • Flaxseed & Chiaseed (opsional untuk mineral ekstra)

Cara membuat:

  1. Masukkan semua ke dalam high speed blender. Proses sampai lumat.

Bahan :

  • 4 sdm minyak untuk menumis
  • 2 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
  • 3 lembar daun jeruk purut & daun salam
  • 150 gr tempe, potong dadu
  • 150 gr vegan ayam dari protein kedelai (search: proteina)
  • 100 gr kentang potong dadu
  • 250 ml santan kental
  • 600 ml air

Bumbu yang dihaluskan :

  • 3 sdt ketumbar butiran, sangrai
  • 1/2 sdt jintan, sangrai
  • 2 sdt merica butiran
  • 4 butir kemiri, goreng
  • 3 cm lengkuas (20 gr)
  • 100 g bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 2 sdt garam
  • 2 sdm gula merah sisir (40 gr)
  • 2 cm kunyit

Cara Membuat :

  1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, serai, daun jeruk, dan daun salam. Aduk-aduk hingga harum.
  2. Masukkan santan encer, masak terus di atas api sedang hingga mendidih dan masukkan potongan kentang masak hingga empuk.
  3. Kemudian tambahkan tempe dan vegan ayam.
  4. Tambahkan santan kental, aduk sesekali sampai mendidih. Kecilkan api, masak hingga santan agak berminyak.

Well, semoga informasi dan dua resep yang telah dibagikan Max di atas bisa membantu Anda menjalankan puasa dengan lebih sehat ya, dear. Tentunya informasi ini tak hanya ditujukan bagi para vegetarian dan vegan saja, tapi juga untuk siapapun yang peduli pada pola makan yang lebih sehat.

Sebagai penutup, Max pun membocorkan rencana Burgreens selanjutnya. Selain beberapa gerai baru Burgreens di Jakarta dan luar Jakarta, saat ini mereka pun sedang menyiapkan membuka “Rumah Sehat” di daerah Jakarta Pusat yang mengombinasikan antara meditasi, yoga, toko bahan makanan zero-waste, dan organic eatery. Another option for healthier lifestyle? Yes, please!

(Images: Dok. Max Mandias)

Sumber Cosmopolitan Indonesia

Share it