5 Cara mudah mencegah bau mulut saat puasa

31

Bau mulut saat berpuasa umumnya terpicu oleh kondisi mulut yang sangat kering namun bukan mustahil pula disebabkan karena berbagai hal lainnya. Tapi bagaimanapun juga, jangan sampai dilema ini mengganggu jalannya ibadah dan juga agenda sosial Anda selama bulan Ramadhan. Beberapa upaya berikut dapat Anda terapkan untuk mengatasi masalah tersebut.

1. Menjaga kebersihan mulut

Meski terdengar klise, akan tetapi kebersihan mulut adalah kunci utama apabila Anda ingin menghalau bau yang kurang sedap darinya. Saat sahur dan juga berbuka puasa, sikat gigi dan gusi Anda dengan odol yang mengandung fluoride.

Setelahnya, berkumur-kumurlah dengan mouthwash atau cairan pencuci mulut yang bersifat antiseptik. Setidaknya sekali sehari, bersihkan pula sela-sela gigi dengan menggunakan dental floss. Dan bila sikat gigi Anda sudah berumur dua bulan, gantilah dengan yang baru. Last but not least, jangan lupa menggosok lidah dengan alat pembersih atau kerokan yang memang dirancang khusus untuk ini.

2. Hindari rokok

Masih merokok saat sahur maupun berbuka? Tinggalkan kebiasaan buruk ini sekarang juga! Anda perlu menjauhi tembakau pada rokok, termasuk cerutu, apabila ingin menghilangkan bau mulut yang tak enak.

3. Mengatur pola makan

Kala sahur dan berbuka puasa, perbanyak santapan buah-buahan sambil sebisa mungkin mengurangi porsi daging serta makanan berbau menyengat seperti bawang putih ataupun bombai dan juga keju. Sembari mengurangi kopi, pastikan Anda cukup meminum air putih baik saat sahur maupun berbuka puasa guna mengenyahkan kotoran sekaligus membasmi bakteri penyebab bau mulut.

Sebagai contoh, Anda dapat mengudap apel atau wortel mentah setelah sahur mengingat komponen air yang terdapat di dalamnya dinilai bagus untuk membilas mulut. Selain itu, mengasup brokoli serta sayuran sebangsa seledri dan peterseli yang mengandung klorofil juga berkhasiat menetralisir bau yang kurang enak sehingga membantu menjadikan napas Anda lebih wangi.

4. Cek kesehatan gigi Anda ke dokter

Anda tengah mengenakan kawat gigi atau retainer? Lakukan konsultasi dan ikuti pemeriksaan di klinik terpercaya secara berkala. Sebelum mulai berpuasa, sebaiknya pergilah ke dokter gigi langganan untuk sekadar pengecekan apalagi jika enam bulan sudah berlalu sejak terakhir kali Anda mengunjunginya.

Apabila Anda mengenakan gigi palsu, lepas dan bersihkan dalam cairan khusus sesuai petunjuk dokter sebagai upaya pencegahan bakteri yang dapat berkembang biak pada permukaannya.

5. Sugar-free mints! 

Setiap sahur ataupun berbuka puasa, sempatkan untuk mengonsumsi permen karet atau permen mint agar menghindarkan mulut dari kekeringan. Namun, pastikan saja dalam komposisinya tidak terdapat gula. (Foto: Anastasia Kazakova©123rf.com)

Source: Harpers Bazaar Indonesia

Share it