Air Alkali, bermanfaatkah bagi kesehatan?

33

Brava Listeners, apakah Anda sudah minum cukup air hari ini? Karena belakangan, air minum alkali banyak dijual di masyarakat dalam bentuk kemasan dan sedang ramai diperbincangkan.

Air minum dengan pH yang lebih tinggi ini diklaim memiliki banyak manfaat kesehatan. Bahkan bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit kronis, tapi bagaimanakah sebenarnya manfaat dari air alkali ini?

Health Corner kali ini membahas seputar manfaat kesehatan, yang diklaim oleh sejumlah produsen air alkali di Indonesia dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, bersama dengan dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH., MMB, dokter spesialis penyakit dalam dari rumah sakit Cipto Mangunkusumo.

Sebenarnya fenomena seperti ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Di berbagai negara, promosi air alkali ini begitu gencar, sehingga saat kita meminum air alkali ini seolah dapat merubah segala sesuatunya.

Berbicara tentang bermanfaat atau tidaknya air alkali ini, dokter Ari merujuk pada jurnal-jurnal yang menyebut tentang produk semacam ini, atau dengan kata lain berdasarkan evidence based medicine.

Adakah bukti secara kedokterannya? Satu publikasi terakhir di bulan Juni 2016, yang diterbitkan dalam British Medical Journal (BMJ) menyebutkan, bahwa dalam suatu pemeriksaan yang mengulas berbagai artikel, masih dipertanyakan manfaat dari air alkali ini.

Klaim-klaim yang ada pada saat ini, secara penelitian belum terbukti dapat menyembuhkan penyakit-penyakit yang disebutkan termasuk mengobati kanker ataupun mengobati faktor ketuaan, dan lain-lain.

Dokter Ari mengatakan bahwa masyarakat harus berhati-hati dan jangan sampai terjebak pada klaim-klaim tersebut. Terlebih untuk produk yang memberikan klaim berlebihan.

Karena pada faktanya, tidak pernah ada suatu obat yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang memang berbeda-beda.

Anda bisa melihat berbagai jurnal yang diakui dan dipublikasi secara internasional untuk mencari bukti klinisnya. Cari apakah ada evidence based medicine dari sejumlah manfaat yang diklaim suatu produk.

Brava Listeners, terus dengarkan Brava Radio di 103.8 FM atau bisa melalui streaming di sini.

[teks Devina Dea | foto airalkaliajaib.blogspot.com]

Baca juga:
Anthony Akili: Perkembangan Smailing Tour
Yang harus dilakukan saat nyeri punggung
Reinkarnasi TAG Heuer Autavia

SHARE