Alex Pichel: Jakarta adalah kota yang indah

37

Dalam program The CaptainFerdy Hasan berbincang-bincang dengan General Manager dari Hotel Indonesia Kempinski, Alex Pichel, mengenai perkembangan industri perhotelan di Indonesia, khususnya hotel bisnis.

Q : Anda sudah berada di Jakarta selama 3 tahun. Bagaimana kota Jakarta bagi Anda?

A : Saya diperlakukan secara baik oleh Jakarta setiap harinya, terutama jalanannya yang ‘sangat baik’ hahaha. Jakarta adalah Indonesia, dan Jakarta adalah salah satu kota yang indah.

Q : Bagaimana Anda melihat perkembangan industri perhotelan saat ini?

A : Kota Jakarta demand-nya cukup tinggi. Tapi itu semua baik-baik saja, pemasokan untuk industri perhotelanm khususnya hotel bisnis, cukup baik. Dan kita ingin selalu berbeda dengan yang lain. Itulah kita.

Q : Bagaimana Anda melihat pengunjung yang datang dari luar Indonesia?

A : Tidak ada bedanya. Jakarta adalah kota untuk berbisnis, begitu pula Hotel Indonesia Kempinski yang selalu mengedepankan diri sebagai hotel bisnis. Hotel Indonesia Kempinski sendiri adalah tempat yang luar biasa bagi mereka. Ya menurut saya, tidak ada perbedaan.

Q : Hotel-hotel budget sudah mulai diminati banyak orang. Bagaimana kompetisinya sekarang?

A : Kompetisinya cukup berat. Bisnis tidak berjalan dengan baik, orang-orang mulai memangkas pengeluarannya. Jadi kita perlu menemukan jati diri kita yang sebenarnya, untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung kita. Sehingga, orang akan percaya dan akan datang kembali. Loyalty.

Q : Bagaimana cara Anda mengombinasikan nilai sejarah dari Hotel Indonesia dengan sentuhan modern serta pelayanan yang mewah?

A : Semua karyawan kita memiliki budaya yang berbeda-beda, begitu juga dengan lukisan yang berasal dari daerah yang beda pula. Konsentrasi kita adalah pelatihan untuk para karyawan kita untuk dapat melakukan tur dalam hotel untuk mengemukakan sejarah itu sendiri.

Q : Tur apa yang dilakukan dari pihak hotel, serta apa yang Anda tawarkan untuk para pengunjung?

A : Hotel Indonesia telah berusia 55 tahun, diresmikan oleh presiden pertama Republik Indonesia. Kita memastikan agar para pengunjung dapat melihatnya dalam buku sejarah Hotel Indonesia. Dimana telah kita sediakan agar pengunjung dapat membacanya. Kita bekerja sama dengan sejarawan untuk melatih para karyawan, agar tetap menjaga keutuhan sejarah tersebut. Karena kita tidak ingin mengatakan apa yang tidak kita ketahui.

Brava Listeners, terus dengarkan Brava Radio melalui streaming di sini atau download melalui iOS dan Google Play Store.

[teks Adhi Satria | foto dok. Brava Radio]

Baca juga:
Linda Gumelar: Sosialisasi kanker payudara adalah yang utama
Indahnya kain tenun Sumba Timur dalam Lukamba Nduma Luri
Deretan mobil terbaik yang siap dipinang