Fakta unik tentang teh hijau

24

Tahukah Anda bahwa tanaman ini ditemukan oleh Kaisar Shen Nung 5000 tahun yang lalu?

Apa yang membuat teh hijau begitu digemari oleh masyarakat di China? Cerita berawal pada suatu waktu di antara tahun 2737 SM, kaisar China saat itu hendak meminum air matang, namun secara tidak sengaja daun teh jatuh ke wadahnya.

Dan, dapat ditebak sang Kaisar menyukai rasanya. Akhirnya penemuan tersebut menjadi sumber medis dan asupan segar para penduduknya sehari-hari.

Beralih ke abad 17, para pedagang, misionaris, dan penjelajah Eropa menelusuri area timur Asia dan mereka mulai membawa teh ke wilayahnya.

Di sisi lain pada tahun 1610, seorang pedagang Belanda mulai memasarkan teh yang kemudian jadi viral di kota Paris, Amsterdam, dan London dan menjadi konsumsi eksklusif untuk kaum bangsawan dan kerajaan.

Nah, berbeda pula saat masa kolonial Inggris di Ceylon (1867) atau sekarang dikenal dengan Sri Lanka, seorang pria Skotlandia bernama James Taylor membawa dan memperkembangkan industri teh ke kawasan tersebut. Ceylon tea hingga kini dinyatakan memiliki kualitas terbaik dan Srilanka merupakan penghasil teh terbesar di dunia.

Minuman yang merupakan sumber alami kafein itu, mengandung antioksidan alami yang lebih kuat daripada kandungan pada buah-buahan dan sayuran.

Seperti yang tertulis di buku Tea & Your Health by Dr. Tissa Amarakoon & Prof. Robert F. Grimble, dua cangkir teh sama dengan lima porsi buah atau sayuran serta meminimalisir risiko banyak penyakit, termasuk stroke, tekanan darah tinggi, dan kanker.

Kandungan antioksidannya juga sanggup menjaga kesehatan wajah, yakni Anda dapat merasakan kulit lebih kencang dan lembap. Hal-hal tersebut akan berfungsi secara maksimal ketika diolah dengan gaya tradisional ortodoks.

Sumber Harpers Bazaar Indonesia

Share it