Kenali gejala kanker kolorektal

32

Brava Listeners, tahukan Anda bahwa kanker kolorektal merupakan jenis kanker yang memasuki peringkat ke-3 dunia yang sering diderita oleh kaum pria maupun wanita?

Bahkan di Indonesia sendiri, kejadian ini terus meningkat. Berdasarkan data global, pada tahun 2012 lalu insiden kanker kolorektal di Indonesia menyerang 100 ribu penduduk usia dewasa dengan tingkat kematian 9,5% dari seluruh khasus kanker.

Health Corner kali ini akan membahas seputar kanker kolorektal dengan lebih jelas lagi bersama dengan Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, selaku ketua umum yayasan kanker Indonesia.

Pada dasarnya, setiap sel dari tubuh kita bisa berubah menjadi kanker. Ada beberapa sel yang pertumbuhannya tidak benar, sehingga menyebabkan tumor ganas atau kanker. Jika menyerang dinding usus besar (kolon), maka dapat dikatakan sebagai kanker kolorektal.

Terdapat 5 gejala utama dari tubuh kita yang harus diwaspadai jika terserang penyakit ini adalah pertama, berat badan turun secara tidak wajar.

Kedua, terdapat rasa lemah dan lesu karena adanya anemia atau kurang darah.

Ketiga, adanya bejolan dibagian tubuh kita. Jika benjolan itu tidak hilang-hilang dari tubuh kita, maka harus segera diperisakan ke dokter. Untuk kanker kolorektal, biasanya benjolan dirasakan di bagian perut.

Keempat, rasa nyeri yang tidak hilang-hilang. Biasanya di bagian perut.

Kelima, pendarahan. Pendarahan yang keluar dari bagian tubuh manapun harus diwaspadai sebagai suatu keadaan yang antara lain dapat menyebabkan kanker. Untuk penyakit ini, pendarahan keluar dari anus bagian tubuh tempat membuang kotoran.

Untuk penyembuhan pada penyakit kanker, penyembuhan dapat dilakukan pada stadium yang masih dini. Seperti yang kita ketahui, terdapat 4 tingkatan stadium yaitu 1 yang masih berada di tempat atau lokasi. 2 masih berada di tempat atau lokasi namun tumor tersebut sudah mulai menembus dinding usus. 3 sudah mengenai kelenjar sekitarnya, dan 4 sudah menyerang organ-organ yang jauh dari lokasi awal.

Langkah pertama penyembuhan pada usus besar adalah dengan operasi untuk kanker stadium 1 dan 2. Jika saat operasi ditemukan kelenjar lain, maka harus ditambah dengan kemoterapi dan pemberian obat-obatan khusus guna mematikan sel-sel tumor yang sudah terlanjur ada disekitar lokasi usus besar.

Penyakit ini pada intinya bisa disembuhkan, namun semakin besar stadium maka semakin kecil kemungkinan penyembuhannya.

Penting sekali untuk Brava Listeners untuk peka terhadap tubuh sendiri dan rajinlah memakan makanan yang sehat serta rutin untuk melakukan check up ke dokter untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Brava Listeners, terus dengarkan Brava Radio di 103.8 FM atau bisa melalui streaming di sini.

[teks Angela Wahyudi | foto  alodokter.com]

Baca juga:
5 objek wisata Macau yang bisa dinikmati secara gratis
Penuaan bisa dihambat dengan olahraga?
Mitos dan fakta kolesterol