Daftar Negara di Eropa yang Paling Terdampak Krisis Gas Akibat Sanksi Rusia Setelah larangan impor di Rusia sebagai penghasil gas terbesar, sejumlah negara Uni Eropa atau UE kini menghadapi krisis gas. Mengutip dari reuter pada Kamis (23/6), UE memang mengandalkan 40 persen dari kebutuhan gas dari Rusia sebelum negara itu menginvasi Ukraina. Walalupun beberapa negara sudah mampu mengurangi ketergantungan energi terhadap Rusia, muncul kekhawatiran bahwa krisis energi ini akan membuat warga tidak siap menghadapi musim dingin yang akan datang. Berikut daftar negara yang mengalami paling terdampak krisis energi khususnya gas akibat sanksi Rusia 1. Jerman Robert Habeck selaku Menteri Ekonomi Jerman telah mengakui negaranya sangat bergantung dengan gas dari Rusia. Habeck juga mengatakan pengurangan pasokan merupakan serangan ekonomi dan bagian dari rencana Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menimbulkan ketakutan di negaranya. “Situasinya serius, oleh karena itu kami terus memperkuat tindakan pencegahan dan mengambil langkah-langkah tambahan untuk mengurangi konsumsi gas,” ungkap Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck, dikutip dari CNN. 2. Austria Sebagai informasi, sebanyak 80 persen gas yang ada di Austria diimpor dari Rusia . Sampai akhirnya Austria harus membuka kembali pembangkit listrik tenaga batu bara yang akan bekerja sama dengan pemasok listrik Verbund Group untuk mengaktifkan kembali pembangkit listrik di kota selatan Mellach. 3. Denmark Menurut perusahaan energi terbesar Denmark Rusia menghentikan pasokan gasnya karena menolak membayar dalam rubel. Akibatnya Denmark memasuki fase awal dalam menghadapi krisis energi. Dengan begitu Denmark mengatasi dengan meningkatkan produksi batu bara guna mengurangi ketergantungan terhadap gas Rusia. Baca Juga: Alasan Super App Lebih Laku di Asia Daripada AS dan Eropa Dengan banyaknya negara yang beralih ke batu bara telah menimbulkan pertanyaan tentang iklim disana, bagaimana menurut Brava Listeners? Penulis: Fadia Syah Putranto

Alasan Super App Lebih Laku di Asia Daripada AS dan Eropa
Alasan Super App Lebih Laku di Asia Daripada AS dan Eropa
Alasan Super App Lebih Laku di Asia Daripada AS dan Eropa
Footer mobile Google