AWAKE’s Sơn Mài Frosted Leaf “Royal Red”, Jam Tangan Mewah dengan Sentuhan Merah Royal dan Emas

5
Sumber: AWAKE

Jam tangan AWAKE’s Sơn Mài Frosted Leaf “Royal Red” hadir sebagai salah satu rilisan paling mencuri perhatian di awal tahun 2026, khususnya di ranah horologi independen yang dikenal akan keberanian bereksperimen dan kedalaman konsep. Kehadirannya menegaskan posisi AWAKE sebagai brand yang tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga menjadikan jam tangan sebagai media ekspresi artistik. Royal Red melampaui fungsi dasarnya sebagai penunjuk waktu, tampil sebagai karya seni wearable yang menggabungkan nilai estetika, filosofi budaya, dan presisi manufaktur modern dalam satu kesatuan utuh.

Keistimewaan jam tangan ini semakin diperkuat oleh jumlah produksinya yang sangat terbatas, yakni hanya 100 unit di seluruh dunia. Eksklusivitas tersebut menjadikan Royal Red bukan sekadar objek koleksi bernilai tinggi, tetapi juga simbol apresiasi terhadap craftsmanship tingkat tinggi. Jam ini dirancang bagi mereka yang menghargai detail, proses kreatif, serta cerita budaya yang tertanam di balik setiap lapisan desainnya. Dengan karakter visual yang kuat dan narasi artistik yang mendalam, AWAKE’s Sơn Mài Frosted Leaf “Royal Red” menawarkan pengalaman berbeda, sebuah pernyataan gaya sekaligus refleksi kecintaan terhadap seni dan warisan tradisi dalam balutan desain kontemporer.

Inspirasi dan filosofi warna menjadi salah satu fondasi utama yang menjadikan edisi “Royal Red” tampil begitu istimewa, terutama melalui perpaduan merah royal (crimson) yang intens dengan nuansa emas yang kaya makna. Dalam banyak budaya Asia klasik, warna merah merepresentasikan kehidupan, energi, keberanian, serta semangat yang menyala, sementara emas kerap dimaknai sebagai lambang kebijaksanaan, kemakmuran, dan kedudukan yang luhur.

AWAKE’s Sơn Mài Frosted Leaf “Royal Red”, Jam Tangan Mewah dengan Sentuhan Merah Royal dan Emas
Sumber: Monochrome Watches

AWAKE merangkai kedua elemen simbolik ini secara harmonis, dengan menonjolkan merah sebagai ekspresi kekuatan dan vitalitas, serta menghadirkan sentuhan emas melalui pigmen tembaga pada lembaran perak sebagai perlambang keabadian dan nilai tinggi. Hasilnya adalah sebuah kontras visual dan filosofis yang kuat, membungkus seni lak tradisional dalam wujud jam tangan mewah yang tidak hanya indah secara estetika, tetapi juga sarat makna budaya.

Seni lacquer Vietnam menjadi jiwa utama pada jam tangan ini, di mana dial AWAKE’s Sơn Mài Frosted Leaf “Royal Red” dibuat sepenuhnya dengan tangan di workshop AWAKE yang berlokasi di Hanoi menggunakan teknik tradisional Sơn Mài. Prosesnya menggabungkan lapisan-lapisan lak alami, pigmen warna, serta lembaran perak yang dilapisi pigmen tembaga, dan membutuhkan waktu hampir 15 jam untuk menyelesaikan satu dial. Berbeda dari versi Frosted Leaf sebelumnya, edisi Royal Red menempatkan lembaran perak murni berpigmen tembaga sebagai lapisan teratas, memungkinkan cahaya berinteraksi langsung dengan permukaan dial dan menghasilkan efek visual yang organik, berkilau halus, serta memiliki kedalaman yang memikat. Karena seluruh proses dilakukan secara manual, setiap dial menampilkan tekstur dan pola warna yang tidak pernah benar-benar sama, menjadikan tiap jam tangan sebagai karya seni unik dengan karakter individual yang tak dapat direplikasi.

Perpaduan antara warisan budaya dan teknologi horologi modern terasa kuat dalam AWAKE’s Sơn Mài Frosted Leaf “Royal Red”, yang tidak hanya mengandalkan keindahan visual, tetapi juga dibekali spesifikasi teknis mumpuni. Jam tangan ini menggunakan case berdiameter 39 mm dari stainless steel 316L daur ulang, mencerminkan komitmen AWAKE terhadap prinsip keberlanjutan tanpa mengorbankan kekuatan, presisi, maupun kualitas material. Di balik dial artistiknya, Royal Red ditenagai oleh movement otomatis Swiss La Joux-Perret G101 yang dikenal akan keandalannya, dengan cadangan daya hingga 68 jam. Mesin ini dapat dinikmati melalui caseback kristal safir transparan, yang menampilkan rotor khusus berbahan tungsten dengan finishing halus. Melengkapi seluruh rancangan tersebut, jam ini memiliki ketahanan air hingga 50 meter, menjadikannya ideal untuk pemakaian harian sekaligus tetap mempertahankan aura mewah dan eksklusif.

AWAKE’s Sơn Mài Frosted Leaf “Royal Red”, Jam Tangan Mewah dengan Sentuhan Merah Royal dan Emas
Sumber: Monochrome Watches

Salah satu daya tarik unik dari AWAKE’s Sơn Mài Frosted Leaf “Royal Red” terletak pada fitur luminous signature “coiffe”, sebuah identitas cahaya khas yang membedakannya dari jam tangan konvensional. Alih-alih sekadar memberikan visibilitas pada indeks dan jarum di kondisi minim cahaya, aplikasi Super-LumiNova BGW9 pada jam ini dirancang agar cahaya menyebar secara lembut ke seluruh permukaan dial. Efek tersebut memungkinkan kilau bercahaya menembus lapisan lacquer, menyingkap kedalaman tekstur Sơn Mài tanpa menghilangkan karakter material aslinya. Hasilnya adalah dimensi visual yang subtil namun memikat di malam hari, membuat detail dial tampak lebih hidup, bernuansa, dan dinamis tanpa kesan berlebihan.

Kreativitas dan kualitas material menjadi elemen pelengkap yang mempertegas karakter mewah AWAKE’s Sơn Mài Frosted Leaf “Royal Red”. Jam tangan ini dipadukan dengan strap suede kulit anak sapi berwarna merah yang dibuat secara handmade di Prancis oleh Maison Bouveret, sebuah rumah pengerjaan kulit yang dikenal luas atas standar kualitas tinggi dan ketelitian dalam craftsmanship. Strap tersebut tidak hanya menawarkan kenyamanan optimal saat dikenakan, tetapi juga menyatu harmonis dengan warna dial, memperkaya ekspresi visual jam secara keseluruhan. Perpaduan material premium dengan teknik manufaktur kontemporer ini menjadikan Royal Red lebih dari sekadar aksesori penunjuk waktu, ia tampil sebagai simbol gaya hidup, selera artistik, dan apresiasi mendalam terhadap karya seni yang dirancang dengan penuh perhatian pada detail.

Sebagai edisi terbatas yang diproduksi hanya 100 unit, AWAKE’s Sơn Mài Frosted Leaf “Royal Red” diposisikan sebagai jam tangan yang memiliki daya tarik kuat di kalangan enthusiast dan kolektor. Keterbatasan jumlah ini tidak hanya mempertegas eksklusivitasnya, tetapi juga meningkatkan nilai koleksi sekaligus ikatan emosional bagi pemiliknya, yang menyadari bahwa mereka memiliki karya yang langka dan tidak mudah ditemui. Dengan banderol harga sekitar €2.200 atau setara $2.576 atau setara dengan Rp43,3–43,4 juta, Royal Red tergolong kompetitif di segmen jam tangan artisanal, terutama jika dibandingkan dengan model lain yang mengusung teknik handcrafted serupa, bahkan lebih kompleks menjadikannya pilihan menarik baik dari sisi estetika, nilai seni, maupun potensi jangka panjang.

AWAKE’s Sơn Mài Frosted Leaf “Royal Red”, Jam Tangan Mewah dengan Sentuhan Merah Royal dan Emas
Sumber: AWAKE

AWAKE merupakan brand independen asal Prancis yang dibangun di atas visi untuk menyatukan sustainability, seni tradisional, dan teknologi horologi modern dalam satu identitas yang utuh. Sejak awal, AWAKE konsisten mengeksplorasi berbagai teknik kerajinan kuno dari lintas budaya, menjadikannya fondasi kreatif dalam merancang jam tangan yang melampaui fungsi penunjuk waktu. Setiap koleksinya diposisikan sebagai medium ekspresi budaya, di mana nilai artistik, cerita, dan proses penciptaan menjadi sama pentingnya dengan aspek teknis. Dari seri Sơn Mài generasi awal hingga evolusi terbarunya seperti Frosted Leaf “Royal Red”, AWAKE membuktikan bahwa seni klasik dapat terus hidup dan relevan dalam balutan desain kontemporer, tanpa kehilangan ruh dan keaslian tradisi yang melahirkannya.

AWAKE’s Sơn Mài Frosted Leaf “Royal Red” hadir bukan hanya sebagai jam tangan mewah, melainkan sebagai kanvas seni miniatur yang hidup dan sarat makna. Karya ini merangkum filosofi warna, warisan budaya, serta presisi teknologi horologi modern dalam satu desain yang elegan dan berkarakter. Perpaduan merah royal yang penuh energi dengan kilauan emas tembaga membangun narasi estetika yang kuat dan berlapis, menjadikan Royal Red lebih dari sekadar aksesori penunjuk waktu. Ia tampil sebagai medium ekspresi personal yang mencerminkan selera, apresiasi terhadap seni, serta penghargaan terhadap tradisi yang diterjemahkan secara modern dan berkelas.