Kolaborasi Honda dan Sony Siap Luncurkan Mobil Listrik Berbeda Tahun 2025

9
Kolaborasi Honda dan Sony Siap Luncurkan Mobil Listrik Berbeda Tahun 2025

Kabar terbaru datang dari dunia otomotif, kali ini Honda Motor berkolaborasi dengan Sony Group dalam proyeknya bernama Sony Honda Mobility untuk meluncurkan mobil listrik pada tahun 2025.

Menariknya, mobil listrik kolaborasi Honda dan Sony ini berbeda dengan model lain yang sudah beredar saat ini. President perusahaan Izumi Kawanishi menerangkan bahwa pengembangannya fokus pada ‘nilai ruang bergerak, tidak hanya sebagai arti fisik transportasi, tetapi juga ruang hiburan dan emosional’.

Kolaborasi Honda dan Sony Siap Luncurkan Mobil Listrik Berbeda Tahun 2025

Selain itu, Kawanishi juga mengatakan mobil listrik akan dipromosikan sebagai ruang untuk kenikmatan, bahkan saat tidak sedang mengemudi. Sony Honda Mobility disebut mengejar ‘peluang hiburan baru’ selain musik dan game, seperti integrasi dunia virtual, menggunakan metaverse dan ‘menciptakan komunitas baru’.

Sony Honda Mobility dikabarkan akan mulai menerima pesanan mobil listrik perdana pada 2025. Kemudian untuk distribusi unit pertama rencananya akan dilakukan pada 2026 mendatang. Model pertamanya akan diproduksi di pabrik Honda di Amerika Utara.

Kolaborasi Honda dan Sony Siap Luncurkan Mobil Listrik Berbeda Tahun 2025

“Pengiriman pertama diharapkan berada di Amerika Utara pada musim panas 2026. Di Jepang distribusi direncanakan mulai pada semester kedua 2026,” kata Yasuhide Mizuno, Chairman Sony Honda Mobility dalam konferensi pers pekan lalu diberitakan Nikkei Asia.

 

Baca Juga: Peluang Besar Francesco Bagnaia Juara Dunia MotoGP 2022 di Malaysia, Berikut Syaratnya!

Sebagai informasi, mobil listrik dari Honda dan Sony ikut membantu kedua perusahaan asal Jepang mengejar ketertinggalan kendaraan jenis listrik. Saat ini mobil listrik dikuasai Tesla dan Amerika Serikat dan juga kompetitor seperti BYD dari China serta potensi masa depan mobil listrik buatan Apple.

Bagaimana tanggapan Anda Brava Listeners?

 

Penulis: Fadia Syah Putranto

Share it