Jet Tempur Kolaborasi Korea Selatan dan Indonesia Siap Terbang Juli Mendatang

974
Jet Tempur Kolaborasi Korea Selatan dan Indonesia Siap Terbang Juli Mendatang

Brava Listeners, Koresa Selatan dan Indonesia telah berkolaborasi dalam pembuatan jet tempur bernama KF-21 Boramae yang sipa uji coba terbang bulan Juli mendatang.

Hingga saat ini, jet tempur Falcon generasi 4.5 tersebut telah menyelesaikan 50% dari program uji keseluruhan dan 95% dari seluruh persyaratan pengujian di darat, sebelum penerbangan perdananya yang dijadwalkan pada bulan depan.

Pemerintah AS sebelumnya telah menjelaskan bahwa jet tempur generasi ini memiliki kapabilitas lebih canggih, termasuk radar Active Electronically Scaned Array (AESA), serta sistem avionik yang ditingkatkan, dan juga akan dilengkapi sensor Infrared Search and Track (IRST).

Jet Tempur Kolaborasi Korea Selatan dan Indonesia Siap Terbang Juli Mendatang

Disisi lain, pesawat tempur ini tidak bersaing dengan pesawat tempur siluman gerasi 5 seperti F-22 dan F-35. Tapi akan berkompetisi dengan pesawat tempur generasi 4,5 lainnya seperti F-15E/EX Strike Eagle AS, Chengdu J-10C China, dan Sukhoi Su-35 Rusia.

KF-21 Boramae sendiri akan dilengkapi mesin ganda General Electric F414-GE-400K. Mesin yang sama di jet Boeing F/A-18E/F Super Hornet tersebut bisa menghasilkan kecepatan mach 1,83 (2.260 km/jam). Soal daya tempuh, KF-21 bisa melaju sejauh 2.900 km.

Jet Tempur Kolaborasi Korea Selatan dan Indonesia Siap Terbang Juli Mendatang

Sejumlah ahli menilai KF-21 menjadi upaya Korsel mengurangi ketergantungan pada senjata dan alutsista asing sembari mempromosikan diri sebagai produsen dan pengekspor utama persenjataan kelas atas seperti mengutip dari Asia Times.

KF-21 sendiri merupakan proyek kolaborasi antara Korsel dan Indonesia. Jakarta berjanji membayar 20 persen biaya produksi dari total US$7,6 juta. Ketika dipasarkan, KF-21 diperkirakan dibanderol senilai U$65 juta menempatkannya di atas pesawat tempur ringan seperti FA-50 – versi tempur dari jet latih T-50 yang dikembangkan oleh Korea Aerospace Industries dengan Lockheed Martin.

Jet Tempur Kolaborasi Korea Selatan dan Indonesia Siap Terbang Juli Mendatang

Baca Juga: Sirkuit Mandalika Dibuka untuk Umum, Berikut Harga Tiket Masuknya

Sebagai informasi, proyek ini sempat tersendat lantaran Indonesia belum bisa membayar sebagian biaya produksi yang dijanjikannya. Namun, The Korea Herald melaporkan Seoul dan Jakarta telah merampungkan term pembayaran November lalu dan saat ini tengah melanjutkan proyek tersebut.

 

Penulis: Fadia Syah Putranto

Share it