Panjang Umur dalam 30 Menit

97
workout-1

Olahraga teratur memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Menurut dr. Michael Triangto, Sp.KO, spesialis kedokteran olahraga dari RS Mitra Kemayoran, Jakarta, manfaat-manfaat itu antara lain:

Memperbaiki mood
Sekitar 20-30 menit setelah olahraga, tubuh memproduksi hormon endorfin – atau hormon bahagia. Reaksi dari hormon ini membuat Anda merasa lebih bahagia dan relaks. Secara tidak langsung mood Anda akan meningkat. Bila Anda berolahraga secara rutin, tinggal Anda bayangkan.

Menjernihkan pikiran
Dengan sering berolahraga secara teratur membuat asupan oksigen Anda bertambah. “Asupan oksigen yang lebih banyak membuat tubuh lebih segar dan bugar. Ini membuat Anda lebih mudah berpikir, tapi harus diiringi dengan gizi seimbang,” tutur dr. Michael.

Membuat Anda lebih peka
Masih berkaitan dengan bertambahnya asupan oksigen yang membuat tubuh lebih sehat dan bugar. “Dengan tubuh yang sehat dan bugar selain membuat lebih mudah berpikir juga meningkatkan alertness, dengan kata lain orang yang berolahraga teratur cenderung menjadi lebih peka,” ungkap dr. Michael.

Mengendalikan kolesterol
Kolesterol ‘baik’ (HDL) mengambil kelebihan kolesterol di dalam darah dan untuk selanjutnya dikeluarkan dari tubuh. Semakin tinggi kadar HDL, semakin rendah kolesterol jahat (LDL) – penyebab jantung koroner – dalam darah. “Olahraga rutin adalah salah satu cara menjaga kadar kolesterol baiknya selalu tinggi,” tutur dr. Michael.

Menekan gula darah
Diabetes disebabkan oleh kadar gula darah yang tinggi. Penelitian membuktikan bahwa olahraga mampu mengurangi risiko diabetes hingga 58 persen. “Itu karena tubuh akan menggunakan gula dalam darah sebagai cadangan energi,” ujar dr. Michael.

Menguatkan tulang
Berlatih angkat beban, keseimbangan, atau jalan kaki merupakan jenis-jenis latihan yang bisa kita lakukan untuk mengurangi risiko tulang keropos. “Tapi harus disesuaikan dengan target latihan dan tidak boleh dilakukan berlebihan karena dapat menyebabkan overtraining,” jelas dr. Michael.

Menjaga berat badan
Kalau ingin ramping, ya olahraga. Ini adalah nasihat klise yang selalu diserukan orang. Faktanya memang demikian. Pria yang aktif secara fisik memiliki lingkar pinggang yang lebih kecil dibanding dengan orang yang malas berolahraga. Ini karena terjadinya proses pembakaran lemak berkala karena olahraga teratur.

Melancarkan pencernaan
Menurut dr. Michael, olahraga reguler membuat aliran darah teratur, termasuk ke usus besar. “Bila aliran darah ke usus berkurang, buang air besar sulit. Akibatnya, usus jarang bergerak. Kondisi ini menyebabkan terjadinya kontak antara makanan dengan dinding usus yang bisa melukai usus itu sendiri,” tambah dr. Michael.

Sumber: fitnessformen.co.id

foto: dailymail.co.uk

Share it