Penurunan Ekspor Teh Nasional Hingga 9 Juta Dolar

59
ekspor teh menurun

Nilai ekspor teh secara nasional pada 2013 mengalami penurunan hingga 9 juta dolar AS dibandingkan pada 2011 yang mencapai 166 juta dolar AS.

Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (PPHP) Kementerian Pertanian Yusni Emilia Harahap pada “The 21st Session of Intergovermental Group (IGG) on Tea” di Bandung, Rabu mengatakan, pada 2013 nilai ekspor teh secara nasional sebesar 157 juta dolar AS.

“Penurunan nilai ekspor tersebut akibat rendahnya harga jual teh sebagai dampak terjadinya kelebihan produksi,” jelasnya.

Menurut Yusni, hingga saat ini komoditas teh masih menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam perdagangan sektor pertanian di Indonesia.

Namun demikian, lanjutnya, agribisnis teh di tanah air masih menghadapi berbagai persoalan yakni rendahnya harga di pasar akibat kelebihan produksi, serangan hama dan penyakit tanaman, kebijakan dari negara importir, isu-isu lingkungan, rendahnya akses permodalan bagi petani kecil serta masih minimnya promosi untuk meningkatkan pasar yang lebih besar.

Terkait rendahnya produktivitas teh di tanah air, Dirjen PPHP menyatakan, hal itu dikarenakan tanaman yang dibudidayakan saat ini merupakan tanaman tua atau yang sudah rusak, sulitnya petani mendapatkan benih yang berkualitas, minimnya perawatan kebun. « [teks @shintaasarass| foto wisataindonesia.biz]

Share it