Raja Charles III Pakai Jubah Emas Bekas Leluhur Saat Penobatan

105
Raja Charles III Pakai Jubah Emas Bekas Leluhur Saat Penobatan
The Coronation Vestments, comprising of the Supertunica, left and the Imperial Mantle are displayed in the Throne Room at Buckingham Palace, London, Wednesday, April 26, 2023. The vestments will be worn by King Charles III during his coronation at Westminster Abbey on May 6. (Victoria Jones/PA via AP)

Penobatan Raja Charles III akan dilakukan pada Sabtu (6/5). Dalam penobatannya itu, Raja Charles III tidak akan mengenakan satu set busana baru, melainkan ia memilih memakai jubah mewah yang telah dikenakan oleh para leluhurnya.

Raja Charles III akan menggunakan jubah emas bekas leluhurnya dalam upacara penobatan. Jubah tersebut diketahui dibuat untuk Raja George V pada 1911 serta juga pernah dipakai dalam penobatan mendiang Ratu Elizabeth II.

Raja Charles III Pakai Jubah Emas Bekas Leluhur Saat Penobatan

Jubah tersebut terbuat dari kain emas, benang sutera serta disulam dengan motif arabesque dan motif bunga. Busana mewah ini memiliki berat sekitar 2 kilogram.

“(Jubah) ini ditenun dari kain emas dan disulam dengan bordir emas dengan desain yang memiliki tradisi yang kuat,” kata Caroline De Guitaut, Wakil Surveyor Karya Seni Raja, mengutip CBS News.

Jubah emas ini telah dipamerkan dari kastil bertembok senilai 150 juta Pound sterling atau setara Rp2,7 triliun yang dijuluki “Operasi Menara London”. Selain itu, Raja Charles III juga akan kembali memakai Coronation Girdle, atau sabuk pedang, dan Coronation Gauntlet, atau sarung tangan.

Raja Charles III Pakai Jubah Emas Bekas Leluhur Saat Penobatan

Sabuk dan sarung tangan yang dikenakannya ini juga sebelumnya dibuat untuk kakeknya George VI pada 1937. Raja Charles III memilih untuk memakai busana dari para leluhurnya ketimbang mengenakan busana baru.

Baca Juga: Perubahan Drastis 10 Monumen Bersejarah dalam 100 Tahun Terakhir

Raja Charles III juga dikenal kerap memakai setelah busana klasik. Hal tersebut diungkapnya saat wawancara oleh Pemimpin Redaksi Majalah British Vogue Edward Enninful pada 5 November 2020.

”Saya masih memakai baju dan setelan dari tahun 1970-an. Kuncinya ialah membuat setelan dengan model klasik yang tidak akan ketinggalan zaman, merawatnya agar tidak cepat rusak, dan menjaga kebugaran tubuh kita agar ukurannya tidak naik atau turun secara drastis,” papar Charles.