Dirut Pertamina Mengundurkan Diri

45
karen agustiawan

Surat pengunduran dirinya pun telah diterima oleh Dahlan Iskan selaku Menteri BUMN dan sudah memenuhi permintaan tersebut.

Alasan Karen mengundurkan diri dari Pertamina dikarenakan ia ingin berkarir menjadi pengajar di Harvard University dan ingin mengurus keluarga.

Wanita lulusan Institut Teknologi Bandung ini memang sebelumnya juga pernah mengirimkan surat pengunduran diri. Tetapi BUMN belum menyetujuinya dikarenakan kinerja Karen untuk Pertamina masih sangat dibutuhkan. 

“Kali ini saya tidak bisa mampu lagi menahan. Bu Karen, saya nawar jangan dekat-dekat ini. Akhirnya Bu Karen setuju dan 1 Oktober berhenti,” ungkap Dahlan di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (18/8/2014).

Karir Karen saat memimpin Pertamina boleh dikatakan sangat cemerlang. Salah satu prestasi besarnya adalah pembelian aset milik Conoco Phillips di Aljazair. Karen juga menjadi tokoh di balik pembelian saham ladang Migas milik Exxon Mobile di Irak.

Tak hanya itu, Karen juga sanggup membawa Pertamina kembali masuk dalam daftar 500 perusahaan yang mampu mencetak pendapatan terbesar di dunia atau diistilahkan Fortune Global 500.

Setelah pengunduran diri tersebut, Dahlan mengaku tidak bisa mengambil keputusan untuk sosok pengganti Karen. “Diserahkan kepada Komisaris Pertamina untuk menentukan pejabat sementara Dirut Pertamina. Soal nama biarkan komisaris yang menentukan,” tandasnya. <<[Teks @shintaasarass | Foto pertaminaracing.com]

 

Share it