Jelang Konferensi Organisasi Perdagangan Dunia, Polisi Jaga Konsuler AS di Bali

34

“Kami kerahkan 200 orang personel gabungan,” ungkap Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Denpasar, AKBP Gusti Kade Budhi Harryarsana di Denpasar, Senin.

Jumlah personel yang banyak itu dikerahkan dengan tujuan untuk mengantisipasi gangguan keamanan yang dikhawatirkan bisa terjadi.

“Kami tidak ingin momen unjuk rasa itu digunakan untuk mengarah menjadi negatif,” lanjut Gusti.

Para personel polisi tersebut berasal dari Pengendalian Massa (Dalmas), Brimob, Sabara, dan seluruh kepolisian sektor di Denpasar diantaranya dilengkapi dengan senjata laras panjang dan sejumlah peralatan. Ratusan polisi itu hanya berjaga di depan kantor perwakilan AS dengan membentuk barikade.

Dia menjelaskan ratusan orang dari beberapa elemen masyarakat akan menggelar unjuk rasa menolak WTO dengan menyasar negara-negara maju salah satunya Amerika Serikat, demikian lapor ANTARA.

Share it