Joe Biden Dilantik, Bagaimana Kondisi Perang Dagang Dengan China?

55

Saat ini Joe Biden telah resmi menjadi Presiden Amerika Serikat, setelah dilantik di Gedung Capitol, pada Rabu, 20 Januari lalu waktu setempat.

Pergantian Presiden di negeri Paman Sam tersebut, tentu juga akan mengubah berbagai kebijakan. Maka akan timbul pertanyaan, termasuk perang dagang dengan China yang sempat dilontarkan oleh Donald Trump sewaktu memimpin AS.

Joe Biden saat dilantik menjadi presiden Amerika.

Andry Satrio Nugroho seorang Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), memprediksi perang dagang antara AS dan China akan semakin memanas di era Biden ini.

Hal ini karena Biden pernah mengkritik Trump bahwa AS ‘kalah besar’ dikesepakatan dagang fase pertama dengan China.

“Apakah perang dagang akan menurun tensinya? Saya rasa tidak akan, tetap ada bahkan meningkat, karena salah satu kritik Biden terhadap Trump adalah ketika Trump menandatangani perjanjian fase 1 dengan China. Di bawah kesepakatan fase 1 dengan China itu (AS dinilai) tidak bisa meningkatkan industri produksi dalam negeri,” Kata Andry, seperti dikutip dalam pernyataannya beberapa waktu lalu.

Berbeda dengan Andry, Ekonom Bank Permata yaitu Josua Pardede, menilai bahwa perang dagang antara AS dan China akan tetap berlangsung, namun perang dagang bisa lebih mereda.

Josua melihat Biden sebagai pemimpin yang lebih mengandalkan jalur diplomasi dalam menyelesaikan masalah dibandingkan Trump yang langsung mengibarkan bendera perang. “Biden mungkin lebih ke jalur multilateral,” ujar Josua.

Sumber

Share it