Mercedes-Benz GLC Siap Saingi BMW X3

216
Mercedes-Benz GLC
Mercedes-Benz GLC
Mercedes-Benz GLC

 

 

 

 

 

 
Sebelumnya, segmen crossover SUV kelas premium seperti dikuasai sepenuhnya oleh BMW. Namun, kini pabrikan asal Jerman itu mendapat saingan berat dari kompatriotnya Mercedes-Benz yang baru saja meluncurkan Mercedes-Benz GLC.

Mercedes-Benz memang pernah memproduksi GLK yang memiliki segmen sejenis. Namun, pendahulu GLC itu tidak pernah dirancang untuk setir kanan sehingga Mercedes kehilangan pasar di segmen tersebut. Target utama Mercedes-Benz GLC adalah menyaingi BMW X3 baik dari sisi penampilan maupun performanya.

Jika dibandingkan, dimensi BMW X3 lebih lebar 9 mm dan lebih panjang 1 mm dari GLC. Uniknya meskipun memiliki panjang yang kurang lebih sama, sumbu roda GLC lebih panjang 60 mm dari BMW X3. Anda akan merasakannya di kabin belakang, dimana tersedia cukup ruangan bagi empat orang dewasa dengan ruang kepala dan kaki yang luas.

GLC ditawarkan dalam dua pilihan mesin diesel, GLC 220d dan GLC 250d. Keduanya berasal dari mesin sama, yakni M274 2,2 liter namun di-tuning berbeda. 220d bertenaga maksimal 168 hp, sementara 250d bertenaga maksimal 201 hp. Karena berbasis mesin sama, konsumsi bahan bakar, dan tingkat emisinya serupa, yakni 129g/km dan 19 km/liter.

Namun, 250d bisa melesat lebih cepat dari 220d. GLC 250d bisa berakselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 7,6 detik. Kecepatan maksimalnya 220 km/jam. Sementara 220d menempuh  0-100 km/jam dalam 8,3 detik dengan kecepatan maksimum 208 km/jam. Girboks yang mereka gunakan adalah transmisi otomatis sembilan percepatan, dan tidak akan tersedia transmisi manual. Sistem gerak empat roda akan menjadi standar di seluruh varian.

Versi hybrid plug in akan diluncurkan setelah peluncuran kedua model diesel di atas. Dinamakan 350e, dia mampu menggelontorkan tenaga sebesar 208 hp (mesin bensin) ditambah 114 hp dari motor listriknya. Tenaga itu dialirkan melalui transmisi otomatis tujuh percepatan.  Sumber kami di Mercedes mengatakan versi hybrid ini bisa berjalan dengan tenaga listrik sejauh 32 km. Emisi CO2-nya kurang 60g/km.

Mercedes akan menawarkan GLC dalam dua pilihan sasis dan suspensi, yakni Comfort dan Sport. Pembuat mobil ini berharap banyak konsumen akan memilih opsi suspensi udara yang bisa dikombinasikan dengan paket off-road dengan opsi meninggikan GLC 30 mm hingga 50 mm, atau merendahkannya 15 mm.

Mercedes-Benz GLC tersedia pula dalam versi AMG, namun tidak menggunakan mesin V8. GLC 450 AMG Sport akan memakai mesin V6 turbo ganda bertenaga 360 hp. Kami menduga, mobil ini akan tiba pada semester pertama tahun 2016. Konsumen sudah bisa memesan GLC, meski pengiriman untuk wilayah Inggris saja dimulai November. Harganya 34.950 pounds untuk GLC 220d 4Matic dan 36.105 pounds untuk GLC 250d 4Matic.

[Sumber: Autocar Indonesia | Foto: www.driving.ca]

Share it