Pecah Rekor, Penjualan Mobil Listrik Tahun 2022 Laku Keras

2284

Imbas dari semakin meningkatnya harga dari Bahan Bakar Minyak (BBM), turut berdampak pada minat masyarakat terhadap mobil listrik. Hal ini terlihat dari penjualan mobil listrik di Indonesia yang memecahkan rekor di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 lalu.

Gelaran GIIAS 2022 yang berlangsung selama 11 hari ini berhasil menjual kendaraan listrik lebih dari 1.000 unit. Sebanyak 1.594 unit kendaraan xEV terjual, dengan rincian 1.274 unit BEV atau kendaraan listrik berbasis baterai dan 320 unit kendaraan hybrid.

Menurut Kementerian Perindustrian (Kemenperin) penjualan kendaraan listrik pada GIIAS tahun ini meningkat drastis dibanding tahun lalu. Hal tersebut sejalan dengan target dari pemerintah agar masyarakat mulai menggunakan kendaraan yang ramah lingkungan.

“Pencapaian penjualan kendaraan listrik pada ajang GIIAS ini jauh lebih besar daripada penjualan EV selama satu tahun periode di tahun 2021. Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih kepada GIIAS yang mampu memberikan sarana edukasi kepada masyarakat mengenai kehadiran teknologi kendaraan ramah lingkungan yang menunjang target penurunan emisi pemerintah,” ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.

Tahun 2021 lalu, penjualan mobil listrik terjual kurang dari 1.000 unit. Berdasarkan data wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil listrik di tahun 2021 hanya sebanyak 685 unit.

“Ke depan, kami menjamin bahwa pilihan kendaraan elektrifikasi yang diproduksi di Indonesia akan semakin banyak dan hal ini secara bertahap akan mengurangi beban defisit dari impor BBM,” ujar Agus.

Saat ini ada sekitar 38 perusahaan industri perakitan kendaraan listrik di Indonesia. Rinciannya, empat perusahaan bus listrik, tiga perusahaan mobil listrik, serta 31 perusahaan kendaraan roda dua maupun roda tiga listrik.

 

Penulis: Rifqi Fadhillah

Share it