Pemerintah akan Sederhanakan Perizinan Kapal Mewah Secepatnya

71
kapas mewah dan yacht-1

Dalam waktu dekat, pemerintah akan segera memberikan penyederhanaan untuk perizinan kapal pesiar (cruise) dan kapal layar (yacht) sebagai perwujudan salah satu program program prioritas (quickwins) pariwisata yang terkait dengan wisata bahari dan kemaritiman.

 

Untuk kepentingan itu Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo menggelar rapat bersama Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata Jakarta, Rabu. 

“Kali ini kita membahas program prioritas pariwisata, termasuk apa yang menjadi peluang, kendala, dan upaya pemecahan masalah di antaranya dengan penyerderhanaan perizinan kapal pesiar (cruise) dan kapal layar (yacht) hal ini terkait dengan wisata bahari dan kemaritiman,” kata Indroyono.

Rapat itu juga membahas sejumlah agenda penting yang menjadi prioritas bidang pariwisata yang lain termasuk mendorong upaya pembebasan visa ke sejumlah negara.

“Prioritas di bidang pariwisata antara lain meningkatkan promosi agar pariwisata Indonesia lebih dikenal luas terutama dalam tiga hal berkaitan dengan culture (kebudayaan), nature tentang alam, dan hospitality,” kata Indroyono.

“Dengan semakin mudahnya aksesibilitas dan konektivitas ke depan kontribusi wisata bahari dalam menarik kunjungan wisman ke Indonesia akan meningkat,” kata Arief Yahya.

Melalui penyederhanaan perizinan kapal layar (yacht) yang diimplementasikan dalam CAIT (Clearance Approval to Indonesian Territory) lewat online one stop service, misalnya, diharapkan jumlah kunjungan kapal yacht ke perairan Indonesia akan meningkat signifikan. « [teks @shintaasarass| foto yourdreams.ilmci.com]

Redaksi