Perputaran Uang MotoGP Mandalika Tembus Rp914 Miliar

47
Perputaran Uang MotoGP Mandalika Tembus Rp914 Miliar

Brava Listeners, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah mencatat estimasi sementara perputaran uang gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2023 di Mandalika yang mencapai Rp914 miliar.

“Estimasi perputaran uang, penjualan tiket MotoGP dan pengeluaran dari penonton atau wisatawan yang hadir adalah sebesar Rp914 miliar, yang merupakan hasil sementara karena proses penghitungan masih berlangsung hingga sekarang,” ungkap Deputi Kebijakan Strategis Kemanparekraf Dessy Ruhati dalam The Weekly Brief with Sandi Uno di Jakarta, seperti dikutip Antara, Senin (16/10).

Perputaran Uang MotoGP Mandalika Tembus Rp914 Miliar

Sandiaga Uno mengungkapkan ajang balap yang dihadiri oleh 102.929 pengunjung ini meraup Rp73 miliar dari penjualan tiket. Selain itu, pengeluaran wisatawan selama acara berlangsung diperkirakan mencapai Rp841 miliar.

Kemudian ada pengeluaran para pengunjung rata-rata Rp5 juta – Rp10 juta per hari. Apabila dirinci, para pengunjung didominasi oleh wisatawan asal Nusa Tenggara Barat sebesar 46,6 persen, Jawa Tengah 13,3 persen, Jawa Barat 13,3 persen, disusul Banten 13,3 persen serta Bali 6,6 persen dan DKI Jakarta 6,6 persen.

Mayoritas penonton juga mengaku akan berkunjung kembali ke Mandalika atau Lombok, NTB bukan hanya karena perhelatan MotoGP tetapi karena fasilitas yang membaik.

Dari sisi akomodasi, ia melaporkan pada zona satu hingga tiga yakni di Mandalika, Praha dan Kota Mataram tingkat okupansi mencapai 100 persen dengan kenaikan harga mencapai 2-3 kali lipat dari harga normal.

Perputaran Uang MotoGP Mandalika Tembus Rp914 MiliarSebanyak 40 persen responden memilih hotel untuk menginap disusul homestay sebesar 20 persen, rumah kerabat sebanyak 26,6 persen dan villa atau resor sebesar 13,3 persen.

Berbicara soal moda transportasi, pengunjung menggunakan pesawat terbang sebanyak 60 persen, mobil sebesar 26,6 persen serta kendaraan motor sebanyak 6,6 persen dan transportasi lain sebesar 6,6 persen.

Baca Juga: Kecerdasan Buatan Dinilai Bisa Temukan Obat Baru untuk Manusia

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menambahkan bahwa wisatawan nusantara juga menginginkan agar gelaran balap motor kelas kaisar ini dapat digelar di destinasi wisata unggulan lainnya.