Twitter Perkirakan Harga Saham Naik

52

Diketahui, permintaan untuk saham Twitter begitu banyak sehingga perusahaan ini harus mengakhiri penawarannya sehari lebih cepat dari yang dijadwalkan.

Perusahaan yang saat ini memiliki 218 juta pengguna bulanan ini diperkirakan akan bernilai mencapai US$13,6 miliar. Meski demikian, perusahaan yang berusia tujuh tahun ini belum menghasilkan keuntungan.

Hingga pertengahan tahun 2013, Twitter merugi dengan nilai sebesar US$69 juta dengan pendapatan sekitar US$254 juta. Twitter kemudian berencana menjual 70 juta lembar saham yang diperkirakan akan meningkatkan nilai hingga US$2 miliar.

Masih banyak permintaan yang diperkirakan untuk pembelian saham ini karena singkatnya waktu penawaran awal dan analis memperkirakan harga saham akan naik setelah mereka mulai diperdagangkan di bursa saham akhir pekan ini.

Twitter sangat mengantisipasi jatuhnya nilai saham dalam penawaran perdana mereka, karena pembelajaran dari pengalaman Facebook di tahun 2012.

Seperti yang dikabarkan, terkait debut penjualan saham di bursa saham New York (New York Stock Exchange) pada Kamis (07/11) mendatang, harga akhir penawaran umum perdana Twitter akan ditetapkan pada Rabu (06/11) besok.

Perusahaan teknologi menjual saham mereka pada umumnya di Nasdaq, tetapi Twitter memilih NYSE setelah perdagangan saham Facebook bermasalah karena banyaknya permintaan.

Pada Mei lalu, seperti diketahui sebelumnya, perdagangan perdana saham Facebook di Nasdaq sempat terganggu karena masalah teknis. Demikian kabar yang dilansir dari BBC.

Share it