Ir. H. R. Djoeanda Kartawidjaja, Pahlawan Nasional dari Tasikmalaya

313
Ir. H. R. Djoeanda Kartawidjaja
Ir. H. R. Djoeanda Kartawidjaja

Ir. H. R. Djoeanda Kartawidjaja (ejaan baru: Juanda Kartawijaya) merupakan pahlawan nasional yang sangat terkenal dengan Deklarasi Juanda, deklarasi yang menyatakan bahwa semua perairan yang menghubungkan pulau-pulau yang masuk ke wilayah Republik Indonesia, adalah bagian dari kedaulatan mutlak negara kita.

Juanda Kartawijaya yang lahir di Tasikmalaya tahun 1911, juga berperan besar dalam membangun sistem transportasi nasional, baik itu darat, laut, maupun udara. Juanda adalah seorang insyinyur lulusan Institut Teknologi Bandung. Beliau juga pelopor maskapai penerbangan Garuda Indonesia, Akademi Penerbangan Curug, dan Akademi Pelayaran Jakarta.

Juanda pun mendapat sebutan “Menteri Marathon” karena sejak awal kemerdekaan, tepatnya pada tahun 1946 hingga akhir hayatnya, beliau selalu menjabat sebagai Menteri. Satu kali sebagai Menteri Muda, 14 kali sebagai Menteri, dan satu kali menjadi Pejabat Perdana Menteri Indonesia ke-10 sekaligus yang terakhir.

Juanda wafat di Jakarta 7 November 1963 karena serangan jantung, dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

Selain diabadikan sebagai nama jalan dan stasiun di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, nama beliau juga diabadikan di beberapa daerah di Indonesia. Seperti, Bandara Djuanda di Surabaya, Jawa Timur, karena jasa beliau memperjuangkan pembangunan bandara hingga selesai. Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Bandung, Jawa Barat, di taman tersebut terdapat pula museum dan monumen Ir. H. Djuanda.

Berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI No.244/1963 Ir. H. Djuanda Kartawidjaja diangkat sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional.

#RememberTheHeroes

 

SHARE