Ban Tanpa Udara Diprediksi Hadir di Indonesia Paling Cepat Tahun 2028

9
Ban Tanpa Udara Diprediksi Hadir di Indonesia Paling Cepat Tahun 2028

Ban tanpa udara saat ini tengah menjadi perbincangan di kalangan otomotif. Namun, diperkirakan ban tanpa udara ini masuk ke Indonesia paling cepat lima tahun mendatang.

Ban tanpa udara diprediksi akan menjadi salah satu masa depan komponen pendukung dalam industri otomotif. Tren ini akan mengikuti tren mobil listrik yang dipercaya akan menguasai pasar beberapa tahun mendatang.

Ban Tanpa Udara Diprediksi Hadir di Indonesia Paling Cepat Tahun 2028

Sejalan dengan hal ini,  Direktur Penjualan dan Pemasaran PT Goodyear Indonesia Tbk, Iman Santoso, mengungkapkan bahwa teknologi ban tanpa udara akan tersedia paling cepat dalam waktu lima tahun lagi atau di tahun 2028.

“Lima tahun ke depan ya mungkin. Kalau 10 tahun ya udah pasti, tapi paling cepat lima tahun,” ujar Iman Santoso dilansir dari CNN Indonesia.

Imama mengungkapkan jika ban tanpa udara Googyear bukan hanya berupa konsep semata. Teknologi ban tanpa udara sudah mulai dikembangkan dan digunakan di Tesla.

“Saat ini sudah bukan prototipe, terakhir sudah dipakai oleh mobil listrik di Amerika, Tesla,” ujarnya.

Michelin Siap Jual Ban Tanpa Udara Tahun Depan

Ban Tanpa Udara Diprediksi Hadir di Indonesia Paling Cepat Tahun 2028

Produsen ban lainnya, Michelin juga telah memperkenalkan jenis ban tanpa udara bernama Uptis atau Unique Puncture-proof Tyre System. Konstruksi yang ditampilkan dalam ban tanpa udara ini dibuat secara khusus, dengan bentuk jari-jari yang kebal terhadap tusukan dan kerusakan.

Michelin berkolaborasi dengan General Motors (GM) serta sejumlah produsen mobil lainnya untuk memproduksi Uptis. Ban tanpa udara ini telah diperkenalkan Michelin pada ajang ajang International Motor Show Germany (IAA) tahun ini.

Michelin menyebut bahwa penumpang di pameran IAA mencoba merasakan ban Uptis, rasanya seperti menggunakan ban standar. Tidak ada perbedaan dalam sensasi berkendara antara ban udara dan tanpa udara.

Diketahui, Michelin Uptis menggunakan bahan aluminium dengan struktur penahan beban terbuat dari plastik yang diperkuat serat karbon (CFRP). Komponen ini juga meliputi komposit karet fleksibel dan jari-jari yang dapat dideformasi. Disebut Uptis anti bocor serta cocok dipakai jenis pelek apapun.

Diprediksi Michelin Uptis akan dijual dengan harga $40 hingga $65 atau setara Rp 568.566 sampai Rp 923.968 ribu. Michelin telah mengumumkan akan memasarkan ban Uptis pada tahun 2024.

Share it