Eksperimen Ilmuwan Transplantasi Ginjal Babi Ke Manusia Berhasil Dilakukan

43
Ilmuwan Berhasil Transplantasi Ginjal Babi Ke Manusia

Terobosan baru terjadi dalam dunia sains setelah eksperimen transplantasi ginjal babi ke manusia berhasil dilakukan. Hal ini dilakukan oleh ilmuwan di Amerika Serikat yang mentransplantasikan ginjal babi yang dimodifikasi secara genetik ke manusia.

Dilansir dari Live Science, eksperimen transplantasi ginjal babi ini dilakukan kepada pasien mati otak yang terdaftar sebagai pendonor organ. Eksperimen tersebut juga sudah dilakukan atas izin dari keluarga bersangkutan.

Proses transplantasi ginjal babi ke manusia memakan waktu selama 54 jam. Ginjal babi tersebut tetap berada di luar tubuh pasie. Peneliti hanya melihat apakah organ akan ditolak oleh tubuh tanpa harus menanamkan ginjal ke dalam tubuh.

Peneliti juga menggunakan ginjal dari babi rekayasa genetika atau telah dimodifikasi yang tidak memiliki gen penghasil alpha-gal. Para ahli bedah juga melakukan transplantasi timus babi yaitu organ kecil yang menghasilkan sel-sel kekebalan ke dalam tubuh pasien untuk mencegah penolakan ginjal babi tersebut.

Hasilnya, ginjal babi yang ditransplantasikan berfungsi dengan sempurna. Para ilmuwan menyaksikan transplantasi organ tersebut berhasil menyaring kotoran dari tubuh manusia.

“Fungsi (ginjalnya) sangat normal,” ujar pemimpin tim bedah di NYU Langone Health Dr Robert Montgomery.

“Ginjal tidak ditolak (tubuh) seperti yang kami khawatirkan,” tambahnya.

Alasan mengapa ginjal babi yang dijadikan eksperimen ialah dikarenakan organ babi memiliki kelebihan untuk ditransplantasikan. Seperti halnya, babi dipelihara dengan baik untuk dikonsumsi, babi juga melahirkan banyak anak dalam periode kehamilan yang singkat, dan pertumbuhan organ babi yang mirip dengan manusia.

 

Penulis : Rifqi Fadhillah

Share it