Google Minta Karyawan Berbagi Meja, Pangkas Budjet?

112
Google Minta Karyawan Berbagi Meja, Pangkas Budjet?

Google menerapkan peraturan baru terhadap karyawannya dengan berbagi meja sesama rekan kerja dengan bergantian hari. Aturan ini akan mulai diterapkan pada kuartal berikutnya sebagai bagian dari efisiensi Google.

Ada lima lokasi kantor Google Cloud terbesar di Amerika Serikat yang akan menerapkan aturan berbagi meja, yakni Kirkland, Washington, New York, San Francisco, dan Seattle. Karyawan diminta untuk mengatur jadwal masuk, agar tidak bentrok dengan karyawan lainnya yang akan menempati meja yang sama.

“Melalui pengaturan ini, mereka akan menyepakati pengaturan meja dan menetapkan norma dengan rekan meja dan tim mereka untuk memastikan pengalaman positif di lingkungan kerja,” kata Google di halaman FAQ internal yang dibagikan ke karyawan.

Google Minta Karyawan Berbagi Meja, Pangkas Budjet?

CEO Google dan Alphabet, Sundar Pichai, mengelak jika diterapkannya kebijakan ini karena Google ingin mengirit biaya. Pichai mengungkapkan bahwa hal tersebut merupakan efisiensi, karena beberapa kantor perusahaan hampir kosong.

“Bagi saya jelas bahwa mereka berusaha untuk menjadi efisien dan menghemat uang tetapi pada saat yang sama juga memanfaatkan sumber daya,” kata Pichai.

“Ngomong-ngomong, ada karyawan yang secara rutin mengeluh bahwa mereka datang dan ada banyak meja kosong dan rasanya seperti kota hantu, itu bukan pengalaman yang menyenangkan,” cetusnya.

Baca Juga: Apple Rilis iPhone 14 Berwarna Kuning

Pichai menjelaskan bahwa banyak karyawan Google hanya datang ke kantor dua hari seminggu. Hal tersebutlah yang membuat banyak meja kosong, sehingga muncul ide untuk berbagi meja kepada para karyawan untuk bergantian.

“Kita harus menjadi pengelola sumber daya keuangan yang baik. Kita memiliki real estate yang mahal. Dan jika mereka hanya digunakan 30% dari waktu, kita harus berhati-hati,” kata Pichai lagi.