Jepang Punya Cita-cita Panen Tenaga Listrik di Luar Angkasa

121
Jepang Punya Cita-cita Panen Tenaga Listrik di Luar Angkasa

Brava Listeners, Jepang kini bercita-cita untuk memanen tenaga listrik di luar angkasa salah satunya di Matahari.

Ambisi dari Jepang itu berawal dari bencana nuklir di reaktor Fukushima pada 2011. Namun di saat bersamaan, Jepang merasa ada kekurangan area untuk memasang instalasi pembangkit listrik terbarukan.

Jepang Punya Cita-cita Panen Tenaga Listrik di Luar Angkasa

Melansir dari Next Trend Asia, membangun pembangkit listrik yang bersih dan stabil di luar angkasa menjadi tujuan utama Rencana Dasar Jepang untuk Kebijakan Antariksa (Japan’s Basic Plan for Space Policy).

Proyek pembangkit tenaga listrik di luar angkasa ini dipimpin oleh Badan Eksplorasi Antariksa Jepang (JAXA).

Diketahui JAXA sudah memiliki peta jalan (roadmap) teknologi yang mengindikasikan serangkaian demonstrasi darat dan orbit yang mengarah pada pengembangan sistem satelit tenaga surya operasional.

Jepang Punya Cita-cita Panen Tenaga Listrik di Luar Angkasa

Mengutip situs resmi JAXA, proyek riset ini dinamai Space Solar Power Systems (SSPS). Sistem itu mengonversi energi dari sinar matahari ke dalam energi gelombang mikro atau laser dan mentransmisikannya dari luar angkasa ke Bumi.

Baca Juga: Gempa Turki-Suriah Ternyata Sudah Diprediksi Oleh Peneliti Belanda

Pihak JAXA menilai, sistem tersebut berpotensi menuntaskan tantangan krusial dalam hal kemanusiaan seperti energi, perubahan iklim, dan konversi lingkungan.

Kemudian, JAXA juga mengungkapkan telah meriset teknologi transmisi gelombang mikro dan laser. Pada prinsipnya, gelombang mikro dan laser punya kesamaan mekanisme yakni mengonversi arus DC dari Matahari.

Menurut Brava Listeners bisakah Jepang mewujudkan cita-citanya untuk memanen tenga listrik matahari di listrik?