Pelatih Shin Tae-yong Menilai Regulasi Piala AFF U-19 Sudah Tak Layak Pakai

1057

Pelatih timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong menyebut bahwa regulasi Piala AFF U-19 yang mengedepankan head to head melalui klasemen mini sudah jadul dan tak dipakai lagi oleh FIFA. Shin Tae-yong pun merasa aneh AFF masih memakai regulasi tersebut.

Timnas Indonesia U-19 harus tersingkir dari turnamen Piala AFF U-19 2022. Skuad Garuda Muda kalah kalah head to head dengan Vietnam dan Thailand, yang merupakan regulasi Piala AFF U-19.

Di pertandingan terakhir, Garuda Muda berhasil menumbangkan Myanmar dengan skor 5-1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu (10/7) WIB. Namun sayang, kemenangan tersebut tak mampu membuat Indonesia lolos ke babak semifinal.

Timnas Indonesia U-19 sendiri berada di posisi ketiga klasemen akhir Piala AFF U-19 2022 dengan mengoleksi 11 poin. Sama halnya seperti timnas Vietnam dan Thailand yang juga mengoleksi 11 poin. Bahkan, Garuda Muda unggul dari segi agretivitas gol dengan mencetak 17 gol dan hanya kebobolan 2 gol (+15).

Namun, sebelumnya AFF telah menetapkan regulasi head to head untuk tim-tim dengan poin seimbang melalui klasemen. Indonesia sendiri hanya  bisa bermain imbang 0-0 dengan Vietnam dan Thailand. Sedangkan Vietnam Vs Thailand berakhir imbang 1-1 sehingga membuat kedua tim saling mencetak gol dan unggul head to head dari Timnas U-19.

Pelatih Shin Tae-yong sendiri menilai aturan AFF ini mengenai head to head melalui klasemen mini sudah tak layak pakai. Aturan ini juga sudah tidak diterapkan lagi di FIFA atau AFC.

“Head to head seperti situasi sekarang ini memang sudah hilang kalau di regulasi FIFA atau AFC. Sedikit aneh memang masih ada di AFF regulasi ini,” kata Shin Tae-yong saat memberikan keterangan pers seusai laga Timnas U-19 Vs Myanmar, Minggu (10/7).

Shin Tae-yong sendiri merasa pertandingan Vietnam melawan Thailand tidak fair play. Seakan kedua tim tersebut merasa takut tersaingi oleh timnas Indonesia U-19.

“Memang sebenarnya kita tidak lolos ini tidak masuk akal dan memang seharusnya dari lawan dan pesaing kami juga lakukan laga yang fair play, tetapi nyatanya tidak seperti itu,” ucap Shin Tae-yong.

“Memang mereka takut dengan Indonesia, oleh karena itu saya sedikit tersinggung dan tak senang dengan situasi ini. Artinya Thailand dan Vietnam sudah merasakan sepakbola Indonesia makin baik, sehingga mereka melakukan hal seperti itu,” tutur pelatih asal Korea.

 

Penulis: Rifqi Fadhillah

Share it