Soekarno Hatta Jadi Bandara Tersibuk Se-Asia Tenggara

4

Situasi pandemi yang kian mulai membaik, membuat beberapa bandara kembali dipenuhi oleh para wisatawan yang ingin melancong. Bahkan, bandara Soekarno Hatta menjadi salah satu bandara tersibuk di Asia Tenggara.

Penerbangan di beberapa bandara di Indonesia  sudah mulai berangsur pulih. Salah satunya Bandara Soekarno-Hatta yang telah pulih 80 persen setelah pandemi Covid-19 sudah mulai mereda.

“Pemulihan lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta cukup signifikan, dan telah mengantisipasi adanya peningkatan penerbangan untuk memastikan kelancaran operasional.” kata President Director API l Muhammad Awaluddin.

“Rute-rute yang sempat ditutup, berangsur-angsur mulai dioperasikan kembali, Tingkat pemulihan (recovery rate) penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta sudah mencapai 80 persen, yang berarti lalu lintas saat ini sudah mencapai 80 persen dari 2019 sat pandemi belum ada,” tambahnya.

Hal ini pun membuat bandara Soekarno Hatta menjadi bandara tersibuk di Asia Tenggara menempati urutan pertama. Dilansir dari laman Oag.com, Selasa (20/9/2022) laporan berjudul Flight Data Report per September 2022, pemesanan di bandara Soekarno Hatta mencapai 2.968.851 juta kursi.

Selain bandara Soekarno-Hatta, juga ada bandara Indonesia lainnya yang juga termasuk bandara tersibuk di ASEAN, yakni Bandara Ngurah Rai dan Bandara Sultan Hasanuddin. Bandara Ngurah Rai menempati urutan kesembilan dengan pemesanan 902.877 kursi diikuti oleh Bandara Sultan Hasanuddin sebanyak 841.583 kursi.

Berikut daftar lengkap bandara tersibuk se-ASEAN:

  1. Bandara Soekarno-Hatta: 2.968.851 kursi penerbangan
  2. Bandara Ho Chi Minh dengan 2.091.282 kursi penerbangan
  3. Bandara Changi: 2.086.948 kursi penerbangan
  4. Bandara Internasional Manila Ninoy Aquino: 2.047.650 kursi penerbangan
  5. Bandara Suvarnabhumi: 1.897.220 kursi penerbangan
  6. Bandara Kuala Lumpur: 1.743.240 kursi penerbangan
  7. Bandara Hanoi: 1.491.991 kursi penerbangan
  8. Bandara Internasional Bangkok Don Mueang: 968.262 kursi penerbangan
  9. Bandara Ngurah Rai: 902.877 kursi penerbangan
  10. Bandara Sultan Hasanuddin: 841.583 kursi penerbangan

 

Penulis: Rifqi Fadhillah

Share it