WhatsApp Rilis Fitur Bisa Kirim Pesan Tanpa Internet

5

Mengawali tahun 2023, WhatsApp baru saja merilis fitu yang dapat mengirimkan pesan tanpa internet. Pesan akan tetap terkirim meski tak ada jaringan internet melalui server proxy.

Sebuah solusi yang sangat berguna baru saja diluncurkan oleh WhatsApp kepada para penggunanya di seluruh dunia. WhatsApp mengumumkan dalam blognya, akan membuat pengguna terhubung melalui server proxy agar mereka tetap online meski jaringan internet diblokir atau terputus.

“Selamat Tahun Baru untuk semua pengguna WhatsApp! Kami sadar bahwa di saat kita merayakan awal tahun baru 2023 melalui panggilan atau berkirim pesan teks pribadi, ada banyak orang yang masih belum memiliki kemampuan untuk menjangkau orang-orang yang mereka cintai karena penutupan jaringan internet,” tulis WhatsApp.

“Untuk menangani hal tersebut, hari ini kami meluncurkan dukungan proxi bagi pengguna WhatsApp di seluruh dunia. Ini artinya, kami memberikan kemampuan untuk mempertahankan akses ke WhatsApp kepada orang-orang apabila koneksi mereka terblokir atau terganggu,” lanjutnya.

Pengguna WhatsApp dapat terhubung melalui server yang disiapkan relawan dan organisasi di seluruh dunia yang berdedikasi membantu orang berkomunikasi dengan bebas.

“Terhubung melalui proksi akan mempertahankan tingkat privasi dan keamanan tinggi yang disediakan WhatsApp. Pesan pribadi Anda tetap akan dilindungi oleh enkripsi end-to-end-sehingga memastikan pesan Anda tetap hanya berada di antara Anda dan orang yang Anda ajak berkomunikasi, serta tidak dapat dilihat oleh orang lain, bahkan server proksi, WhatsApp, atau Meta sekalipun,” tambah WhatsApp.

“Harapan kami di tahun 2023 adalah tidak ada lagi penutupan jaringan internet. Gangguan seperti yang kita lihat di Iran selama berbulan-bulan telah mengingkari hak asasi manusia dan mengakibatkan hambatan dalam penyampaian bantuan,” terusnya.

Fitur ini kini telah tersedia dalam menu pengaturan untuk versi terbaru WhatsApp. Caranya adalah dengan pergi ke menu Penyimpanan dan data> Proxy.

 

Penulis: Rifqi Fadhillah

Share it