Cara Antisipasi Modus Penipuan Kode QR atau QRIS

134
Cara Antisipasi Modus Penipuan Kode QR atau QRIS

Brava Listeners, belakangan ini ramai diperbincangan aksi penipuan baru dengan menempel kode QR atau QRIS di beberapa kotak amal masjid Jakarta.

Terdapat kasus yang viral di media sosial akun Instagram @kabarbintaro. Video tesebut mengungkap penipuan dengan modus pemasangan stiker barcode QRIS di Masjid Raya Bintaro Jaya bertuliskan ‘RESTORASI MESJID’.

Cara Antisipasi Modus Penipuan Kode QR atau QRIS

Menurut perusahaan keamanan siber Kaspersky, penggunaan QR Code sebagai modus penipuan punya keunggulan khusus. Yaitu, pengguna sulit memeriksa atau tak bisa tahu apa yang dimuat kode itu. Selain itu, penipu bisa mengarahkan korban ke situs phishing atau pembobol data pribadi.

Baca Juga: Apakah Misi Pep Guardiola Kembali Akan Digagalkan Thomas Tuchel?

Kemungkinan paling berbahayanya ialah korban modus QR Code malah mengunduh malware atau program jahat. Berikut potensi kejahatan siber lain dari QR Code.

  • Menambahkan kontak.
  • Melakukan panggilan keluar.
  • Membuat draf email dan mengumpulkan baris penerima dan subjek.
  • Mengirim teks.
  • Membagikan lokasi Anda dengan aplikasi.
  • Membuat akun media sosial.
  • Menjadwalkan acara kalender.
  • Menambahkan jaringan Wi-Fi pilihan dengan kredensial untuk koneksi otomatis.

Untuk mencegah jadi korban modus QR Code, Anda bsa mengikuti beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan seperti penjelasan berikut ini.

Cara Antisipasi Modus Penipuan Kode QR atau QRIS

  • Jangan memindai kode QR dari sumber yang jelas mencurigakan.
  • Perhatikan tautan yang ditampilkan saat memindai kode.
  • Berhati-hatilah jika URL telah dipersingkat, karena dengan kode QR, tidak ada alasan kuat untuk mempersingkat tautan apa pun.
  • Gunakan mesin telusur atau toko resmi untuk menemukan yang Anda cari.
  • Lakukan pemeriksaan fisik cepat sebelum memindai kode QR pada poster atau tanda untuk memastikan kode tidak ditempelkan di atas gambar asli.
  • Gunakan program khusus, seperti Kaspersky’s QR Scanner, yang bisa memeriksa kode QR untuk konten berbahaya.
  • Tidak mem-posting dokumen dengan kode QR di media sosial karena itu berarti menyebar informasi berharga seperti nomor tiket elektronik.