Peneliti Temukan Obat Alami Untuk Depresi

189

Antidepresan memang bisa bekerja luar biasa, namun obat ini memunculkan efek samping yang cukup serius. Mulai dari insomnia, mual, lemah, dan kehilangan memori dapat menjadi efek sampingnya.

Kemungkinan risiko dan efek samping ini menyebabkan peneliti dari Baylor University Medical Center di Dallas, Texas, mencari alternatif pengobatan alami untuk mengobati depresi. Mereka mengembangkan sejenis komponen dari kunyit disebut curcumin yang dibuat dalam bentuk tepung.

Seperti yang telah dikenal dunia kesehatan, kunyit kaya akan antioksidan, yang membantu mengurangi proses inflamasi dan efek radikal bebas dari dalam tubuh. Dibuktikan dengan penemuan, curcumin juga bisa digunakan untuk mengurangi gejala depresi yang dialami.

Para peneliti menguji efek curcumin dengan menggunakan 60 responden yang dibagi dalam 3 kelompok. Kelompok pertama hanya menerima suplemen curcumin, kelompok kedua menerima pengobatan generik dari Prozac, sedangkan kelompok ketiga menerima kombinasi alternatif dan generik.

Berdasarkan hasil penelitian, pengobatan alami menunjukkan hasil positif. “Responden menerima 500 miligram curcumin sebanyak dua kali sehari, selama enam minggu. Pada akhir penelitian, efek curcumin sama dengan obat standard untuk antidepresan.” ungkap peneliti Ajay Goel. 

Goel menjelaskan bahwa peneliti menggunakan bentuk spesifik dari curcumin yang disebut BCM95. Bentuk ini lebih mudah diserap tubuh, dibandingkan antidepresan dalam bentuk generik.

Masyarakat umum juga dapat memperoleh manfaat curcumin dengan mengkonsumsi kunyit secara alami. Namun disarankan agar pasien berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter, sebelum menggunakan curcumin. Demikian lapor foxnews yang dilansir dari Kompas.com.

Share it