Astronaut Muslim Rayakan Bulan Ramadan di Luar Angkasa

89
Astronaut Muslim Rayakan Bulan Ramadan di Luar Angkasa

Perayaan tak biasa menyambut datangnya bulan suci Ramadan dilakukan oleh astronaut muslim bernama Sultan Al Neyadi. Astronaut asal Uni Emirat Arab merayakan Ramadan di luar angkasa.

Pemandangan indah dari luar angkasa ketika bulan Ramadan baru saja dibagikan oleh Sultan Al Neyadi. Diketahui, Sultan Al Neyadi saat ini sedang bertugas di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Sultan Al Neyadi telah berada di luar angkasa sejak 2 Maret lalu memenggunakan kapsul Dragon yang diangkut oleh roket Falcon 9 SpaceX. Dalam video unggahannya di media sosia, Al Neyadi menunjukkan pemandangan Bumi, bulan, dan Venus dari kaca jendela ISS.

“Ramadan Mubarak. Semoga bulan ini penuh berkah,” cuit Al Neyadi dalam akun Twitter miliknya.

“Berbagi pemandangan malam yang indah dari Stasiun Luar Angkasa Internasional dengan kalian semua,” tambahnya.

Astronaut Muslim Rayakan Bulan Ramadan di Luar Angkasa

Meski begitu, Al Neyadi tak menjalankan ibadah puasa selama bertugas di luar angkasa. Hal tersebut dikarenakan ia ingin fokus dalam misinya serta dikhawatirkan dapat membahayakan misi atau awak kapal lainnya, apabila tidak ada asupan makanan atau minuman yang masuk.

“Kami benar-benar diizinkan untuk makan makanan yang cukup dan untuk mencegah peningkatan kekurangan makanan atau nutrisi atau hidrasi,” ungkap Al Neyadi saat pra-penerbangan pada 25 Januari lalu.

Baca Juga: Selain Baik Bagi Tubuh, Puasa Ternyata Bermanfaat Bagi Mental

Di dalam Islam sendiri, diperbolehkan bagi para musafir untuk diberikan keringanan tidak menjalankan ibadah puasa. Dalam kasus ini astronaut muslim tersebut sedang menjadi musafir di luar angkasa.

Sebelum Sultan Al Neyadi, ada astronaut muslim pertama yang pergi ke luar angkasa bertepatan dengan bulan Ramadan, yakni Pangeran Sultan Bin Salman Al-Saud.  Pangeran Sultan Bin Salman Al-Saud ke antariksa pada 17 Juni 1985 menggunakan pesawat ulang-alik STS-51G.