Cluster Headache Jadi Penyakit yang Tak Boleh Diremehkan

166
Cluster Headache Jadi Penyakit yang Tak Boleh Diremehkan

Brava Listeners, belakangan ini cluster headache atau sakit kepala cluster menjadi sorotan usai menimpa YouTuber sepakbola iShowSpeed.

Penyakit yang memiliki gejala rasa nyeri di sekitar area kepala dan kelopak mata ini ternyata bukan suatu hal yang bisa dianggap remeh.

Mengutip dari Layanan Kesehatan Nasional AS (NHS), sakit kepala cluster adalah serangan nyeri yang menyiksa di satu sisi kepala, yang sering kali terasa di sekitar mata.

Cluster Headache Jadi Penyakit yang Tak Boleh Diremehkan

Rasa sakit yang dialami sangat parah dan sering digambarkan sebagai sensasi tajam, terbakar atau menusuk di satu sisi kepala.

Bagi penderita bisa saja bereaksi dengan bergoyang, mondar-mandir atau bahkan membenturkan kepala ke dinding.

Sakit kepala cluster juga mengalami satu atau lebih gejala berikut ini:

  • mata merah dan berair,
  • satu sisi kelopak mata kendur dan bengkak,
  • pupil yang lebih kecil pada satu sisi mata,
  • wajah berkeringat, dan
  • lubang hidung tersumbat atau berair.

Hal yang membuatnya mengerikan adalah belum ada penyebab jelas mengenai sakit kepala cluster. Akan tetapi sakit kepala cluster telah dikaitkan dengan aktivitas di bagian otak yang disebut hipotalamus.

Cluster Headache Jadi Penyakit yang Tak Boleh Diremehkan

Selain itu, beberapa orang yang mengalami sakit kepala cluster memiliki anggota keluarga lain yang juga mengalaminya, yang menunjukkan bahwa mungkin ada hubungan genetik dari penyakit ini.

Baca Juga: Minyak Zaitun Bisa Kurangi Risiko Kematian Akibat Demensia

Serangan sakit kepala cluster kadang-kadang dapat dipicu oleh minum alkohol atau oleh bau yang menyengat, seperti parfum, cat atau bensin. Pemicu lain yang mungkin terjadi adalah penggunaan obat-obatan seperti nitrogliserin, obat yang digunakan untuk mengobati penyakit jantung.

Disarankan untuk segera temui dokter jika Anda mengalami gejala penyakit yang dialami YouTuber iShowSpeed ini, Brava Listeners.