Kenali hipoglikemia lebih dalam

18

Saat di dalam tubuh terlalu banyak zat gula, maka bisa menyebabkan timbulnya beragam penyakit. Salah satunya yang paling terkenal adalah diabetes.

Sebaliknya, ketika zat gula dalam tubuh terlalu rendah, maka akan muncul penyakit yang disebut hipoglikemia.

Hipoglikemia dapat menyebabkan seseorang yang menderitanya mengalami gemetar, berkeringat, mudah lapar, sakit kepala, pusing, disorientasi, detak jantung cepat, dan penglihatan yang kabur.

Dalam tingkat yang parah, hipoglikemia akan membuat seseorang moody, mudah gugup, kejang-kejang, hingga jatuh pingsan.

Hipoglikemia bukanlah penyakit, namun merupakan indikator dari masalah kesehatan. Sehingga bagi individu yang menderita gangguan ini, kondisi gula darah masih bisa dinormalkan.

Cara yang pertama adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat sederhana, namun jitu untuk menaikkan gula darah seperti kismis, madu, atau jus buah.

Kedua, dengan olahraga ringan sebab olahraga bisa menormalkan kandungan gula darah dalam tubuh.

Sedangkan cara yang ketiga adalah pemberian suntikan glukagon. Khusus untuk perawatan ini ditujukan hanya untuk yang menderita hipoglikemia berat.

Glukagon yang disuntikan akan mendorong hati untuk melepaskan zat gula dalam darah sehingga membuat tubuh jadi berenergi.

Hipoglikemia terjadi saat Anda terlalu banyak minum minuman beralkohol atau jarang makan. Sebab hal ini akan menyebabkan hati tidak melepaskan glukosa yang disimpan ke dalam aliran darah sehingga kandungan gula darah pun menurun.

Oleh karenanya agar hal ini tidak Anda alami, lebih baik segera ganti pola hidupmu menjadi lebih sehat. [teks Gabriella Sakareza/sumber soulofjakarta.com | foto bethsaidahospitals.com]

Share it