UNESCO Tetapkan Sumbu Filosofi Yogyakarta Jadi Warisan Dunia

95
UNESCO Tetapkan Sumbu Filosofi Yogyakarta Jadi Warisan Dunia

Sumbu Filosofi Yogyakarta baru saja ditetapkan sebagai world heritage atau warisan dunia oleh Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (UNESCO).

Penetapan Sumbu Filosofi Yogyakarta sebagai warisan di dunia dilakukan dalam Sidang Luar Biasa ke-45 Komite Warisan Dunia di Riyadh, Arab Saudi. Hal ini diumumkan oleh akun twitter resmi UNESCO.

“Inskripsi baru pada Daftar Warisan Dunia @UNESCO: Sumbu Kosmologis Yogyakarta dan Situs Bersejarahnya, #Indonesia 🇮🇩. Bravo!,” pernyataan dalam akun resmi Twitternya.

Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) KGPAA Sri Paduka Paku Alam X, juga turut hadir dalam Sidang Luar Biasa UNESCO itu. Ia mengungkapkan rasa bangganya ditetapkan Sumbu Filosofi Yogyakarta jadi warisan budaya.

“Saya, mewakili Bapak Gubernur DIY atas nama Pemda DIY mengucapkan syukur alhamdulillah atas ditetapkannya Warisan Budaya Sumbu Filosofi Yogyakarta sebagai Warisan Budaya Dunia dari Indonesia. Sumbu Filosofi Yogyakarta dengan nama The Cosmological Axis of Yogyakarta and Its Historic Landmarks, kini tidak hanya menjadi milik Yogyakarta atau Indonesia, tetapi juga menjadi milik dunia,” tuturnya.

Baca Juga: Geopark Ijen Resmi Jadi Bagian Jaringan UNESCO Global Geopark

UNESCO Tetapkan Sumbu Filosofi Yogyakarta Jadi Warisan Dunia

Diketahui, Sumbu Filosofi Yogyakarta telah dibangun sejak abad ke-18 oleh Sultan Mangkubumi. Sumbu Filosofi Yogyakarta merupakan pusat pemerintahan dan tradisi budaya Jawa.

Konsep tata ruangnya berdasarkan konsepsi Jawa. Tata ruangnya membentuk struktur jalan lurus yang membentang antara Panggung Krapyak di sebelah selatan, Keraton Yogyakarta di tengah, dan Tugu Golong-gilig (Pal Putih) di sebelah utara.

Dari ketiga titik tersebut apabila ditarik suatu garis lurus akan membentuk sumbu imajiner yang dikenal sebagai Sumbu Filosofi Yogyakarta.