Rahasia Hidup Panjang Warga Jepang, Lakukan Ini Selama 5 Menit Tiap Hari

68
Rahasia Hidup Panjang Warga Jepang, Lakukan Ini Selama 5 Menit Setiap Hari

Di tengah kesibukan dalam bekerja, ternyata sebagian warga di Jepang membiasakan diri untuk berolahraga. Tak perlu berlama-lama, hanya dibutuhkan sekitar 5 menit untuk berolahraga ini agar hidup lebih sehat.

Warga Jepang memiliki cara tersendiri untuk memiliki gaya hidup sehat melalui olahraga yang mereka ciptakan. Terbukti, banyaknya lansia di Jepang masih segar bugar meski usianya hingga mencapai lebih dari 100 tahun.

Salah satu rahasia yang membuat warga Jepang panjang umur ialah olahraga yang mereka lakukan. Olahraga Jepang yang populer hingga masih digunakan selama beberapa dekade, yakni radio taiso.

Rahasia Hidup Panjang Warga Jepang, Lakukan Ini Selama 5 Menit Setiap Hari

Dinamakan radio taiso dikarenakan instruksi untuk gerakan tersebut disiarkan di radio pada tahun 1929.

Olahraga ini tidak memerlukan Anda untuk ke pusat kebugaran. Cukup hanya seperti menggerakan anggota tubuh yang dilakukan selama lima menit sehari.

“Anda tidak perlu pergi ke gym selama satu jam setiap hari atau lari maraton,” tulis penulis ‘Ikigai: The Japanese Secret to a Long and Happy Life”, Héctor García dan Francesc Miralles.

“Seperti yang ditunjukkan oleh para centenarian Jepang kepada kita, yang Anda butuhkan hanyalah menambahkan gerakan di kehidupan sehari-hari,” sambungnya.

Baca Juga: BWF Klarifikasi Soal Protes Axelsen Belum Terima Hadiah Indonesia Open 2023

Rahasia Hidup Panjang Warga Jepang, Lakukan Ini Selama 5 Menit Setiap Hari

Hasilnya cukup signifikan dengan hanya menyediakan waktu untuk radio taiso selama lima menit per harinya. Gerakan yang ditampilkan pun berintensitas rendah.

“Salah satu latihan radio taiso yang paling ikonik terdiri dari mengangkat tangan ke atas kepala dan kemudian menurunkannya dengan gerakan melingkar,” tulis penulis.

“Ini mungkin tampak mendasar, tetapi dalam kehidupan modern kita, kita dapat menghabiskan hari-hari tanpa mengangkat tangan ke atas telinga kita,” lanjut mereka.